|
|
|
Prostate Health Division Jakarta : (021) 2998 9050, Surabaya : (031) 547 0505 Cirebon : (0231) 220 400, Bandung : (022) 422 1200 Semarang : (024) 356 9900, Bogor : (0251) 831 5567 Malang : (0341) 324 000 , Lampung : (0721) 256 555 Medan : (061) 4555 202 , Makassar : (0411) 811 2500 Balikpapan : (0542) 73 1111, Yogyakarta : (0274) 584 000 Denpasar : (0361) 755 234, Pekanbaru : (0761) 787 1234 email : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it SMS : 0857 100 55 000 |
Dalam penelitian dari berbagai senter kedokteran terkemuka di dunia, mengungkap adanya hubungan bermakna antara kejadian merokok dan terjadinya gangguan disfungsi ereksi pada laki-laki. Hasil dari seluruh penelitian ini adalah bahwa rokok berpengaruh sangat bermakna dalam penurunan kualitas pembuluh darah dalam tubuh manusia. Seperti diketahui, ada 2 faktor vaskuler penting yang menyebabkan terjadinya disfungsi ereksi, yakni; tingkat atherokelerotik yang terjadi pada pembuluh darah (Miller TA. Am Fam Physician: 200061.95-104) dan adanya factor resiko utama yang mempengaruhi terjadinya penurunan kualitas pembuluh darah adalah NIKOTIN ROKOK (McVary KT. J.UROI2001:166:1624-1632). DIABETES, HIPERTENSI, DISLIPIDEMIA atau HIPERCHOLESTROLEMIA (Lue, TF N England J. Med 2000.342:1802-1813) dan Obesitas (Esposito, K:JAMA2004;291;2978-2984) |













