Mengobati Ejakulasi Dini

Waktu Indonesia Barat
usermenu
Newsletter
Name:
Email:
Home HealthyLife Tolong, Saya Kecanduan….Seks!

Tolong, Saya Kecanduan….Seks!

OCSeks rutin memang banyak dianjurkan demi kesehatan jantung dan otak Anda. maka dari itu, lakukanlah secara tepat, bukannya berlebihan.

Sungguh, saya merasa menjadi pria yang paling beruntung sejagad raya begitu mengetahui bahwa Sari, gadis yang sejak lama saya impikan bersedia menjadi pasangan hidup saya. Bagaimanapun, Sari adalah sosok wanita yang sempurna dimata saya. Setidaknya, ia begitu lekat dengan gambaran wanita-wanita yang kerap saya saksikan di situs-situs dewasa. Bayangkan saja jika ada wanita yang memiliki  kombinasi apik antara kecantikan wajah nan innocent milik maria ozawa dengan bentuk pinggul aduhai milik salma hayek.

Sempat saya mendengar gurauan rekan saya yang mengatakan bahwa, secantik-cantiknya pasangan, paling gregetnya hanya bertahan beberapa bulan saja. Selebihnya, tidak akan ada lagi gejolak yang meledak-ledak. Nyatanya, hingga menginjak 5 tahun usia pernikahan, saya merasa tidak pernah ada kata cukup untuk bercinta. Selalu ada alasan bagi saya untuk memintanya lagi…lagi…dan lagi. Sebaliknya, tidak boleh ada satu alasanpun  bagi Sari untuk menolak keinginan saya tersebut. Bahkan ketika ia sedang berhalangan sekalipun. Setelah semuanya beres, barulah saya bisa berpikir jernih untuk kemudian meminta maaf atas segala kekasaran yang saya lakukan.

Pada awalnya, saya berusaha menutup mata bahwa hal ini masih wajar. Toh, yang saya lakukan ini masih bersama pasangan sah saya alias tidak mencari-cari sensasi dengan pasangan lain. Hingga pada suatu malam, ketika saya pulang kantor, saya tidak menemukan Sari di rumah. Ia tidak tahan menghadapi pasangannya yang ternyata mengalami kecanduan seks.

 

Obsesif kompulsif

Kecanduan seks atau biasa disebut andromania, atau cytheromania, atau hysteromania adalah suatu tingkah laku atau kebiasaan akibat dorongan seksual yang luar biasa intens. Ada perbedaan besar antara seseorang yang melakukan hubungan seksual karena berselingkuh, dan yang memang mengidap kecanduan seks. Seseorang yang kecanduan seks sebenarnya mengidap perilaku seksual obsessive-compulsive. Hal ini menyebabkan stres pada dirinya dan keluarganya, karena mereka tidak sanggup mengontrol perilaku individu ini.

Batasan untuk yang mengidap ketagihan seks ini pun tidak terbatas usia, pekerjaan dan jenis kelamin. Namun pada wanita agak jarang, mereka lebih cenderung mengalami kecanduan cinta, dimana mereka sangat membutuhkan perhatian dan dipuja. Sebagian dari wanita yang mengidap perilaku ini merasa mereka hanya dihargai karena tubuh mereka, oleh karena itu mereka menggunakan kemolekan tubuh untuk menarik perhatian atau mendapatkan cinta dari pria.

 

Beda Pecandu dan Penikmat

Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan jika Anda sangat menikmati aktivitas seks dengan menyebut diri Anda sex addicted atau kecanduan seks. Seorang pecandu seks seringkali tidak peduli jika dirinya berada dalam bahaya saat ingin melakukan aksi seksualnya. Sedangkan penikmat seks akan berpikir seribu kali dahulu jika aksi seksualnya mendatangkan bahaya atau bisa membuatnya malu.

Menurut dr. Patrick Carnes, pemilik klinik The Pine Grove Behavioural Center di Mississippi, klinik yang memberi bantuan terhadap orang-orang yang mengalami kecanduan seks, ciri-ciri dari seseorang yang bisa dikatakan sebagai pecandu seks adalah sebagai berikut:

1.    Merasa bahwa kelakuannya sudah di luar control

2.    Tahu akan konsekwensi berat yang harus ditanggung jika diteruskan

3.    Ada keinginan untuk berhenti dan mencoba untuk berhenti tapi merasa tidak berdaya untuk melakukannya

4.    Kebutuhan untuk terus – terusan melakukan aktivitas seks meski tau akan konsekwensi buruknya

5.    Terus – terusan  merencanakan dan melakukan kegiatan seks sampai hal – hal lain yg lebih penting  jadi terbengkelai

6.    Seks menjadi  satu – satunya sarana pelarian dalam menghadapi masalah hidup.

7.    Sering masturbasi

8.    Voyeurism ( kebiasaan mengintip orang lain berhubungan seks )

9.    Terobsesi dan sering menonton atau terlibat dalam materi pornografi

10.  Terlibat affair dengan beberapa orang sekaligus

 

"Dalam kecanduan seks, dan juga kecanduan judi, kita memang tidak memasukkan zat kimia dalam tubuh. Sebenarnya zat kimia yang membuat kita kecanduan diproduksi oleh otak kita, dengan konsumsi bahan kimia dari luar maupun tidak," kata dr. Patrick Carnes, yang juga menjabat sebagai direktur bagian penyimpangan seksual di Meadows Treatment Center, Arizona, AS.

Sementara itu, Dr. Paula Hall, seorang  sexual  psychotherapist dari Inggris juga mempunyai pandangan yang sama dengan Dr. Carnes. Menurut pengakuannya, setiap tahun dia melayani 70 kasus sex addiction. Sebagian besar penderitanya adalah kaum pria heterosexual, sangat langka  terjadi pada kaum wanita dan pria homosexual.

Beberapa tanda-tanda lain yang juga memncirikan orang yang kecanduan seks:

1.    Melakukan seks lewat telepon atau komputer (cybersex) secara intensif.

2.    Terlibat mendalam dengan prostitusi.

3.    Suka pamer genital (exhibitionism).

4.    Suka melakukan pelecehan seksual, pemerkosaan atau seksual lainnya.

5.    Pedophilia.

 

Atasi dan kembalilah bahagia

Sejak penggunaan internet semakin meluas, dan layanan jasa berbau seks semakin murah dan mudah, para ahli memperkirakan para penderita sex addict semakin bertambah jumlahnya. Mengobati kecanduan seks, seperti kecanduan lainnya, sangat tergantung dari orang bersangkutan. Jika ia bisa menyadari bahwa perbuatannya salah dan ada kemauan untuk mengubahnya, pengobatan menjadi lebih mudah.

Proses pengobatan bisa berupa serangkaian terapi mengenai kesehatan seksual, hubungan cinta yang sehat, pernikahan, atau mengikuti program support group. Terkadang obat-obatan tertentu, seperti prozac atau anafranil, diperlukan untuk menahan dorongan seksual yang berlebihan.
Proses penyembuhan adalah proses yang harus dijalani pasangan secara satu kesatuan karena menyangkut pemulihan keluarga.
Jika Anda sudah sangat tersiksa dengan 'kecanduan' Anda sehingga menyebabkan banyak masalah dalam kehidupan perkawinan dan pekerjaan, ini saatnya Anda melakukan langkah-langkah yang dapat menyelamatkan Anda:

1.    Singkirkan semua yang mengingatkan Anda kepada hal-hal yang berbau pornografi dari kehidupan Anda. Selalu hindari waktu kosong agar terhindar dari pikiran tentang aktivitas seks.

2.    Sibukkan diri dengan pekerjaan dan kegiatan ekstra lainnya, atau kegiatan bersama keluarga. Buatlah jadwal sehari-hari yang terencana.

3.    Coba catat dan ingat bagaimana kecanduan Anda mengakibatkan hancurnya kehidupan pribadi Anda. Simpan catatan dan gunakan sebagai pengingat.

4.    Sharinglah dengan pasangan Anda, ceritakan berbagai fantasi seksual Anda. Bangun hubungan dengan lebih pengertian dan saling menghormati.

5.    Bergabung dan sharinglah dengan terapis yang menangani masalah kecanduan seks jika Anda tidak bisa menanganinya sendiri.

 

Namun kunci keberhasilan untuk merehabilitasi pecandu seks sebenarnya ada tiga, yaitu:
1. Evaluasi riwayat hidup. Apakah penderita memiliki trauma masa kecil, baik itu berupa kekerasan, pelecehan seksual, atau kurangnya perhatian di masa kecilnya.
2. Mengubah cara pandang. Apakah para pecandu seks mengira pijatan sensual atau melihat pornografi seharian adalah hal biasa dan bukan perilaku kecanduan seks? Mencoba menyadarkan pasien akan hal itu bukan berarti untuk membuatnya malu, tapi untuk memaksanya mengerti apa yang sebenarnya terjadi pada diri mereka.
3. Mencegah kambuh lagi. Cari bantuan teman atau pun pasangan untuk memonitor penggunaan internet Anda, dan terbukalah agar semua memberi dukungan kepada Anda.

Sumber : HealthyLife Magazine

Add Pin BB OCI
Banner
HealthyLife™